Langsung ke konten utama

Konnichiwa, Jepang!

                Salah satu cara mengenal daerah atau negara lain adalah lewat cerita. Cerita dari mana saja, mendengar sendiri dari pengalaman orang lain, dari tulisan-tulisan di medsos atau dari cerita fiksi yang ada di buku. Salah satu buku yang menceritakan tentang Jepang adalah sebuah novel anak berjudul Konnichiwa, Jepang!

            Cerita berawal dari Aimi yang sangat sedih karena baru pulang dari Rumah Sakit tempat ia dirawat selama dua minggu. Loh? Pulang ke rumah kok sedih? Itu karena kecelakaan yang membuat ia harus dirawat membuyarkan impiannya. Impian untuk menjadi penyanyi idola. Kecelakaan itu membuat Aimi tidak bisa ikut audisi penyanyi idola. Aimi bertambah sedih dan kesal saat mendapatkan telpon dari Erica yang mengabarkan kalau Erica terpilih menjadi di audisi tersebut. Aimi pun jadi membenci Mamanya yang menyebabkan kecelakaan itu terjadi.


            Untuk menghibur hati Aimi, Aimi kemudian diajak nenek dan kakeknya yang dari Jepang untuk berlibur di Jepang. Wusss… Aimi pun terbang ke Jepang. Asyik ya bisa liburan di Jepang :D

               Hari pertama di Jepang, Aimi bertemu Yuka. Gadis kecil yang menjadi cucu angkat neneknya. Aimi sebal kepada Yuka karena Yuka sangat disayangi nenek. Belum hilang kesebalan Aimi pada Yuka, neneknya malah meminta Yuka untuk menemani Aimi berjalan-jalan. Saat berjalan-jalan mereka justru bertengkar yang membuat Aimi dan Yuka terpisah di jalan. Aimi pun bingung harus pulang lewat mana, beruntung Aimi bertemu dengan Ayami dan Asame, kakak beradik yang kemudian menjadi sahabat baru Aimi.

           Bersama Ayami dan Asame, Aimi jadi tahu beragam hal tentang Jepang. Walaupun ibunya asal Jepang, tapi karena Aimi tinggal di Indonesia jadi ia tidak terlalu tahu tentang kebudayaan Jepang. Aimi kemudian mengetahui tentang perayaan Hinamatsuri yaitu festival boneka atau hari anak perempuan. Selain itu, Aimi juga berkunjung ke Menara Tsutenkaku, ikon kota Osaka. Di Jepang, Aimi juga menyantap beragam masakan ala Jepang seperti takoyaki, chirashi-zushi, sakura mocha, Yakitori, dan banyak lagi.

        Walau sempat bertengkar, Yuka tetap diminta neneknya untuk menemani Aimi. Kebersamaan mereka membuat Aimi mengetahui rahasia Yuka. Sebuah rahasia yang membuat Aimi merasa bersalah pada mamanya. Rahasia apakah itu?

           Novel anak yang ditulis oleh Laksita Judith Tabina ini menarik. Beberapa hal yang sempat membuat saya ingin memberikan kritik ketika membacanya ternyata terjawab dengan manis seiring lembar-lembar cerita yang saya sampai ke endingnya. Novel anak ini juga membuat saya menjadi tahu hal-hal tentang Jepang yang sebelumnya tidak saya ketahui. Seperti perayaan Hinamatsuri. Ada pelajaran juga yang bisa diambil dari ceritanya. Good Job, Laksita. Semoga terus menulis dan menghasilkan karya yang lebih bagus lagi.

Judul                          : Konnichiwa, Jepang!
Penulis                        : Laksita Judith Tabina
Penerbit                      : Noura Books
Tahun Terbit             : Cetakan Pertama, Maret 2015
Tebal Buku                : 124 Halaman



Komentar

Posting Komentar

Tulis Komentar Anda

Postingan populer dari blog ini

Novel yang Berkisah Tentang Poligami

Kebahagiaan dalam pernikahan adalah harapan setiap insan yang menikah. Mereka berharap pasangan dalam hidupnya adalah yang pertama dan terakhir serta hanya maut yang bisa memisahkan. Hal itu juga dialami oleh Arini. Arini yang menyenangi dunia dongeng selalu menganggap hidupnya pun akan berakhir bahagia seperti dongeng-dongeng yang selama ini ia ketahui. Happily Ever After. Semuanya semakin sempurna saat Arini menemukan sang pangeran yang membangun istana cinta bersamanya. Pras, adalah lelaki baik hati itu. Bersama Pras, Arini dikaruniai tiga anak-anak yang cerdas. Karier Arini sebagai penulis pun terus berjalan.

Drama Rumah Tangga Pasangan Muda

Setiap pernikahan punya tantangan masing-masing. Ada pernikahan yang harus berjuang di tengah kondisi ekonomi yang mengimpit, ada juga yang menghadapi pernikahan dengan pasangan yang tinggal berjauhan. Sedangkan tantangan yang dialami oleh Laili adalah dia merasa pernikahannya dengan Andra tidak berdasarkan keinginan Andra sendiri.             Andra pun dengan terang-terangan mengaku pada Laili ketika melamar gadis tetangganya itu. Bahwa lamarannya didasarkan pada keinginan orangtuanya agar Andra menikah dengan Laili. Sementara Laili sudah positif jatuh cinta pada suaminya tersebut sejak akad nikah. Padahal Andra menginginkan hubungan mereka berjalan hanya seperti seorang teman. Tak kurang dan tak lebih, sama seperti hubungan mereka sebelum menikah. Maka terjadilah pernikahan yang tak seperti orang kebanyakan. Mereka tidur di kamar terpisah dan tidak bersentuhan secara fisik seperti para pengantin baru pada umumnya. Tanpa diketahui Laili, Andra melakukan hal tersebut kar